TERKINI Nasional
Anggota DPR Minta Pemerintah Lindungi Komedian dari Kriminalisasi
Isu Politik-Hukum: Gus Yaqut Tersangka hingga Panji Tak Bisa Dipidana
Blak-blakan! Pandji Ungkap Alasan Bicara Politik di Mens Rea
TERKINI Nusantara
6 Wilayah yang Akan Dihantam Gelombang Tinggi Hari Ini 10 Januari 2026
2 Jembatan Rampung, Bener Meriah-Aceh Tengah dan Nagan Raya Terhubung
Petani Lombok Tengah Ubah Lahan Cabai Jadi Green House Melon
TERKINI Ekonomi
Rayakan HUT Ke-13, eL Hotel Bandung Gelar Doa Bersama
Trump Setujui RUU, India hingga Brasil Terancam Tarif 500 Persen
Laporan Penipuan Jas Keuangan Saat Libur Nataru Alami Penurunan
TERKINI Internasional
RI Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Ini Pesan Amnesty Internasional
Pakta Iklim Tanpa AS, Seberapa Penting Perjanjian Ini bagi Bumi?
Intervensi Militer AS ke Venezuela Picu Alarm Bahaya Global
TERKINI Sport
Kejutan Piala FA, Wrexham Depak Nottingham Forest
Ungguli Mali, Senegal Amankan Tempat pada Semifinal Piala Afrika
Singkirkan Kamerun, Maroko Lolos ke Semifinal Piala Afrika
TERKINI Lifestyle
Buka-bukaan! Ini Alasan Inara Rusli Viralkan Perselingkuhan Virgoun
Justin Hubner Tak Pernah Pelit Soal Uang untuk Jennifer Coppen-Kamari
Inara Rusli Akui Sulit Meminta Maaf dan Berdamai dengan Mawa
TERKINI Ototekno
Google Gratiskan Fitur AI Gemini pada Gmail, Ini Fungsinya
Penjualan Sepeda Motor pada 2026 Diproyeksikan Tembus 6,7 Juta Unit
Honor Jual 71 Juta Unit Smartphone Sepanjang 2025
TERKINI Multimedia
Mobil Pengacara di Deli Serdang Dibakar Orang Tidak Dikenal
Nekat, 3 Pria Tanam Pohon Ganja di Belakang Rumah
Pelaku Jambret Sadis di Kelapa Gading Ditembak Polisi
TERKINI B-Plus
Geliat Ekonomi di Pengujung Tahun
2 Jan 2026 | 15:37 WIB
Jalan Panjang Pulihkan Sumatera Pascabencana
22 Des 2025 | 13:14 WIB
Dosa Ekologis di Balik Banjir Sumatera
8 Des 2025 | 10:36 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Fenomena luar angkasa yang langka dan spektakuler baru-baru ini menghebohkan komunitas astronom global. Sebuah kilatan cahaya yang tiba-tiba dan jelas terlihat di permukaan Bulan. Kilatan ini disebabkan oleh tabrakan benda langit, dan meskipun identitas pasti objek penabrak masih diselidiki, peristiwa dramatis ini diduga kuat berkaitan dengan salah satu benda paling aneh yang pernah diketahui manusia.
Peristiwa langka ini berhasil dideteksi oleh Armagh Observatory and Planetarium (AOP) di Irlandia Utara, tepat pada pukul 03.09 pagi UTC Jumat, 12 Desember 2025. Penemuan bersejarah ini dilakukan oleh Andrew Marshall-Lee, seorang mahasiswa doktoral di observatorium tersebut, menggunakan Teleskop Robotik Armagh. Yang paling menakjubkan, ia menyaksikan fenomena luar angkasa ini terjadi "secara langsung" di layarnya.
"Ini membuatnya ekstra istimewa. Saya rasa, saya mungkin bisa mengamati hal-hal ini selama bertahun-tahun dan tidak akan pernah melihatnya lagi," ujar Marshall-Lee, menggambarkan betapa langkanya penemuan ini dikutip IFL Science, Jumat (9/1/2026).
Mengamati dampak meteoroid secara real-time adalah keberuntungan astronomis yang sangat jarang terjadi, mengingat kilatan tersebut hanya berlangsung sepersekian detik. Kilatan kecil itu sendiri adalah hasil dari tabrakan objek kecil, yang ukurannya diperkirakan tidak lebih besar dari bola golf, yang menghantam Bulan dengan kecepatan mematikan.
BACA JUGA
Ford Siapkan Mobil Listrik Murah dengan Swakemudi Level 3 pada 2028
Saat benda yang melesat itu bertemu dengan permukaan Bulan, energi kinetiknya seketika diubah menjadi panas dan cahaya, menghasilkan ledakan singkat namun tajam yang terlihat dari Bumi, dengan bantuan teleskop canggih, tentunya.
Marshall-Lee menjelaskan bahwa timnya masih berupaya membatasi ukuran objek yang menabrak tersebut. Secara umum, meteoroid penyebab kilatan semacam ini biasanya tidak lebih besar dari 3-5 cm. Namun, yang terpenting adalah kecepatan geraknya yang luar biasa. "Kami saat ini bekerja dengan asumsi kecepatannya sekitar 35 km/detik untuk yang satu ini (yang merupakan kecepatan khas meteor Geminid)," katanya.
Titik tumbukan diperkirakan terjadi sekitar dua derajat timur laut Kawah Langrenus. Menangkap peristiwa seperti itu merupakan kejadian yang sangat langka. Selain kilatan yang sangat kecil, Bulan bukanlah objek kecil, sehingga memantau seluruh permukaannya secara detail adalah tugas yang masif dan membutuhkan ketepatan waktu yang sempurna.
BACA JUGA
Honda NSP, Motor Sport Fairing 184 cc dengan Teknologi Tak Biasa
Menurut AOP, penemuan ini merupakan kilatan dampak Bulan pertama yang tercatat diamati dari pulau Irlandia. Kelangkaan ini menambah nilai ilmiah dari pengamatan tersebut, memberikan data penting tentang frekuensi dan karakteristik tumbukan di Bulan.
Sangat mungkin fenomena luar angkasa berupa kilatan dampak Bulan ini terkait dengan hujan meteor Geminid yang sedang berlangsung, yang aktif dari 4 hingga 20 Desember. Hujan meteor Geminid disebabkan oleh aliran puing-puing yang dilepaskan oleh asteroid aneh yang dikenal sebagai 3200 Phaethon. Pecahan kecil ini, yang memiliki sifat seperti komet dan asteroid, biasanya terbakar saat memasuki atmosfer Bumi.
Namun, beberapa fragmen puing tersebut meleset dari Bumi dan sebaliknya menabrak Bulan. Tanpa adanya atmosfer untuk melindungi dan memperlambat puing-puing yang masuk, permukaan Bulan menyerap dampak ini secara langsung. Konversi energi kinetik inilah yang menghasilkan kilatan cahaya singkat yang disaksikan oleh para astronom.
Karena hujan meteor Geminid masih berlangsung, permukaan Bulan mungkin masih akan menerima beberapa tubrukan lagi dalam beberapa hari ke depan. Penemuan ini sekali lagi menyoroti peran Bulan sebagai museum geologis alami, mencatat dan menunjukkan secara langsung aktivitas benda-benda kecil di tata surya kita. Keberhasilan merekam fenomena luar angkasa ini membuktikan kemajuan teknologi observasi kita dalam menangkap peristiwa real-time di antariksa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
1
Cuaca Jakarta Hari Ini 10 Januari 2026: Hujan Turun sejak Pagi
2
Buka-bukaan! Ini Alasan Inara Rusli Viralkan Perselingkuhan Virgoun
3
Malaysia Open 2026: Sabar/Reza Gagal Tundukkan Aaron/Soh
4
Komika Mega Salsabillah Kritik Keras Jalan Rusak-Gelap di Tangerang
5
Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, Rumahnya di Condet Dijaga Ketat Aparat
Skema Pembongkaran Tiang Monorel di Kuningan
Rencana Revitalisasi Pasar Baru
APBN KiTa Edisi Januari 2026
Kepala BGN tinjau program MBG di SDN Kalibaru 01 Jakarta Utara Usai Libur Sekolah
B-FILES
Geliat Ekonomi di Pengujung Tahun
Perang Bawah Laut, Teknologi Asimetris, dan Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Serangan Militer AS ke Venezuela, Sebuah Babak Pergeseran Dinamika Global di Awal 2026
Bintang 2025